Select Page

Minggu, 5 November 2017 penulis diundang seorang teman ngopi-ngopi di Mrs Sippy, sebuah pool club di Petitenget, Seminyak, Bali. Seperti biasa, sore itu sangat ramai, mayoritas anak-anak muda. Layaknya tempat happening baru, tempat ini juga banyak dikunjungi wisatawan lokal. Namanya pool club, sudah pasti banyak wanita menggunakan bikini di sini. Mereka yang alim menyebutnya ‘mengumbar aurat’…

Tapi, sore itu penulis menemui dua pasangan suami istri yang kelihatannya alim karena para istri menggunakan penutup aurat. Kelihatannya mereka pasangan berusia sekitar 30an tahun. Para suami terlihat menggunakan pakaian pantai (celana pendek dan kaos oblong). Mereka tampak asyik memperhatikan wanita-wanita yang ‘mengumbar aurat’ di kolam renang dan sekitarnya.

“Menutup aurat itu wajib untuk istri, tetapi tidak berarti para suami tidak direstui untuk melihat aurat wanita lain,” begitu kata sang teman ketika saya bertanya apakah pasangan suami-istri itu tidak salah tempat?